Senin, 04 April 2016

Mitra Maba UNRIYO'15 - Kelompok 24


PENGENALAN ALAT STERILISASI DAN PENGECATAN GRAM



LAPORAN PRAKTIKUM
PENGENALAN ALAT STERILISASI DAN PENGECATAN GRAM








images (4).jpg



Disusun oleh :
Natalia Maria MID                     15140087                     B12.2













D-IV BIDAN PENDIDIK
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
2015/2016





PENGENALAN ALAT-ALAT STERILISASI

A.    PENGERTIAN
Sterilisasi adalah proses yang menghancurkan semua jasad renik yang ada, sehingga dalam suatu medium tidak ada lagi jasad renik yang berkembang biak. Suatu benda yang steril, dipandang dari sudut mikrobiologi, artinya bebas dari mikroorganisme hidup. Sterilisasi sangat diutamakan 14 amper pada semua tindakan yang dilakukan pada diagnosis mikrobiologi, baik alat-alat yang dipakai maupun media yang digunakan. Oven atau autoklaf merupakan salah satu alat sterilisasi. Oven dipakai untuk sterilisasi alat-alat gelas yang sebelumnya sudah dibungkus kertas. Autoklaf dipakai untuk sterilisasi larutan medium.

B.     ALAT DAN BAHAN
1.      Oven
2.      Autoklaf

C.    CARA KERJA
1.      Penggunaan Oven
Oven merupakan salah satu alat sterilisasi. Oven dipakai untuk sterilisasi alat-alat gelas yang sebelumnya sudah dibungkus kertas. Suhu oven dapat mencapai 200ºC, tetapi untuk sterilisasi kering digunakan suhu 160ºC selama 2 jam. Pintu jangan dibuka sebelum suhunya turun sampai mencapai suhu kamar. Hal ini dilakukan untuk menghindari retaknya gelas atau masuknya udara yang mengandung partikel debu.
2.      Penggunaan Autoklaf
Banyak macam autoklaf yang tersedia di pasaran. Gunakanlah instruksi pemakaian dari pabrik pembuatannya. Autoklaf dipakai untuk sterilisasi larutan dan medium. Waktu sterilisasi mulai dihitung pada saat suhu dan tekanan yang diperlukan sudah tercapai. Matikan api / aliran listrik autoklaf jika waktu sterilisasi sudah selesai dan biarkan tekanan turun sampai jarum penunjuk tekanan menunjukkan angka nol. Keluarkan segera larutan / medium yang sudah steril, jangan mempercepat pengeluaran uap untuk menurunkan tekanan karena akan mengakibatkan terlepasnya sumbat kapas pada labu/tabung.

D.    METODE DAN PELAKSANAAN STERILISASI
1.      Metode physic
a.       Pemanasan
-          Pemanasan kering
Pemanasan kering dapat dilakukan dengan
1.      proses pemijaran : ose (sengkelit), nald (jarum penanam), patel dari kawat dibakar pada nyala api spiritus sampai membara.
2.      Pembakaran : pincet, pisau,gunting, object glass, mulut botol, dsb. Dilewatkan atau dibakar pada nyala api spiritus tidak sampai membara.
3.      Hot air oven : alat gelas seperti petri dish, tabung yang telah ditutup kapas, botol, pipet, dipanaskan dengan listrik dengan suhu yang telah ditetapkan.

-          Pemanasan basah
1.      Temperature dibawah 100ºC / pasteurisasi
2.      Temperature 100ºC
3.      Temperature lebih dari 100ºC

b.      Radiasi
-          Radiasi sinar ultraviolet, sinar X / sinar gamma
-          Radiasi ion

c.       Filtrasi
-          Tanah liat : berkefeld, chamberland
-          Asbes : seitz
-          Serbuk kaca
-          Cellulose membrane

2.      Methode Kimia
Menggunakan bahan-bahan kimia antara lain desinfectans dan antiseptic. Desinfectans merupakan bahan kimia yang digunakan untuk sterilisasi alat-alat yang dapat membunuh bakteri tetapi tidak menjamin steril. Antiseptic yaitu bahan kimia yang digunakan untuk sterilisasi bahan-bahan cair yang dapat membunuh bakteri dan menjamin bahan itu selalu steril. Penggunaan methode-methode ini sangat tergantung pada alat/bahan yang akan disteril.



PENGECATAN GRAM / PREPARAT

A.    Macam-macam Preparat
1.      Preparat hidup dengan dicat
Preparat ini biasanya digunakan untuk pemeriksaan protozoa (amoeba, flagella,cilia).
Cat yang dipakai antara lain :
a.       Solutio methyleen biru 1%
b.      Sulutio eosin yellowish 2%
c.       Lugol dengan formula :
1 gram yodium Kristal
2 gram kalium yodida
300 cc aquadest
Ketiga cat ini tidak boleh mengandung alcohol yang dapat membunuh protozoa.

2.      Preparat mati yang dicat
Preparat ini dapat dibuat dari bahan yang cair ataupun yang padat yang terlebih dulu disuspensikan dengan air garam. Bahan pemeriksaan yang cair antara lain : sputum, pus, pleura, cairan ascites (exudat dan transudat), cairan lumbal.

B.     Pengecatan
Pengecatan mempunyai maksud supaya sel-sel dan struktur sel-sel dapat dilihat dengan jelas, termasuk bahan peluntur. Bahan-bahan peluntur : melunturkan pada suatupengecatan dimaksudkan untuk mendapat warna kontras yang baik. Melunturkan hanya dapat terjadi apabila cat yang bersangkutan dapat larut dalam bahan peluntur itu. Macam-macam bahan peluntur :
1.      Bahan peluntur untuk lemak basa : air, aceton alcohol
2.      Bahan peluntur untuk cat basa : asam chloride, asam sulfat, asam nitrat, dsb.
3.      Bahan peluntur untuk cat asam : KOH encer, sabun
Bahan peluntur yang kuat adalah campuran asam dan alcohol.
C.    Jenis-jenis Pengecatan
1.      Pengecatan progresif
Pengecatan ini menggunakan satu cat saja, misalnya pengecatan sederhana. Perbedaan warna pada sel-sel tergantung dari bersarnya affiniteit sel terhadap cat yang digunakan, missal : salutio fuchsin, carbol fuchsin, dsb.

2.      Pengecatan regresif
Pengecatan ini dilakukan menggunakan lebih dari satu macam cat dan menggunkana bahan-bahan peluntur. Misalnya pengecatan Gram Ziehl Nelson, Niesser, dsb.
3.      Pengecatan majemuk
Pengecatan ini dilakukan dengan satu campuran cat yang terdiri dari bermacam-macam cat asam dan basa, dimana macam-macam cat ini bekerja bersamaan terhadap jaringan, sel, atau bagian-bagian sel sesuai dengan affieniteitnya masing-masing.

D.    Pembuatan dan Pelaksanaan Pengecatan
1.      Pengecatan sederhana
Pengecatan sederhana merupakan pengecatan yang dilakukan dengan menggunakan satu macam cat. Lamanya 1-3 menit tergantung jenis cat yang digunakan. Cara yang digunakan :
a.       Salutio mathyleen biru : 1gram methyleen biru, 100 cc aquadest, lama pengecatan 2 menit
b.      Loeffler methyleen biru : salutio methyleen biru, 100 cc ditambah KOH 1% 1 cc, lama pengecatan 1 menit.
c.       Manson’s methyleen blue : 2 gram methyleen blue, 5 gram borax, 100 cc aquadest
Sebelum dipakai, encerkan dulu 10x dan lama pengecatannya 1 menit. Selain cat diatas, dapat digunakan pula cat carbol gentian violet (Gram A) dan carbol fuchin (ZNA).

2.      Pengecatan menurut gram
a.       Gram A ( Carbol gentian violet )
1.      1 gram gentian violet
2.      10 ml alcohol 96%
3.      1 gram phenol kristal
4.      90ml aquadest

b.      Gram B ( Lugol )
1.      1 gram yodium
2.      2 gram kalium yodida
3.      300 ml aquadest

c.       Gram C ( Alkohol 96% )

d.      Gram D ( solutio fuchein 1% )
1.      1 gram basic fuchein
2.      100 ml aquadest


Pelaksanaan pengecatan :
a.       Preparat yang sudah kering dan di fixer diletakkan di jembatan pengecatan, dituangi cat Gram A selama 3 menit.
b.      Cuci dengan air sebentar, kemudian dituangi dengan gram B selama ¾ menit
c.       Dicuci dengan air, dituangi gram C selama 1 menit
d.      Dicuci dengan air, dituangi gram D selama 2 menit
e.       Dicuci dengan air, keringkan dengan kertas saring, udara panas atau biarkan kering dengan sendirinya.
Hasil Pengecatan :
Bakteri gram (+) berwarna violet antara lain strepcoccus, staphylococcus, bakteri tbc, bakteri lepra, bakteri antrax, bakteri tetanus, dsb.
Bakteri gram (-) berwarna merah antara lain : bakteri typhus, bakteri coli, bakteri influenza, dsb.
Proses Pengecatan :
Pada waktu dimasukkan kedalam gram A, semua bakteri berwarna violet. Kemudian dituangi gram B, tidak terjadi perubahan-perubahan karena lugol bersifat memperkuat cat Gram. Setelah dituangi gram C, bakteri gram (-) akan melepaskan cat yang sudah diserap sehingga tidak berwarna, sedangkan gram (+) tetap memegang cat yang sudah diserap, tetap berwarna violet. Pengecatan dengan gram D, bakteri gram (-) akan berwarna merah dan bakteri gram (+) akan tetap berwarna violet dan tidak mengambil warna merah dari fuchsin.




PENGECATAN GRAM / PREPARAT
MENURUT ZIEHL NELSON
A.    Cat-cat yang Digunakan
1.      Ziehl Nelson A  ( carbol fuchsion )
a.       1 gram basic fuchsin
b.      5 gram phenol Kristal
c.       10 cc alcohol 96%
d.      100 cc aquadest

2.      Ziehl Nelson B ( asam sulfat 5% )
a.       Ziehl Nelson C ( alcohol 70% )
b.      Ziehl Nelson D ( solutio methyleen blue )

B.     Pelaksanaan Pengecatan
1.      Preparat yang sudah siap diletakkan di jembatan pengecatan
2.      Dituangi ZNA sehingga preparat tertutup oleh cat
3.      Dipanasi dengan lampu spiritus hingga kelihatan selalu keluar uapnya. Keadaan ini dipertahankan selama 3-5 menit.
4.      Cat dibuang dan dicuci dengan air sebentar
5.      Masukkan ke dalam ZNB selama 1-2 detik
6.      Masukkan ke dalam ZNC sambil digoyang sampai kelihatan tidak ada warna cat yang luntur
7.      Cuci dengan air baik-baik
8.      Preparat ditaruh pada jembatan pengecatan dituangi zat ZND, ditunggu 1-2 menit
9.      Cuci dengan air baik-baik, keringkan dengan udara panas atau dibiarkan kering dengan sendirinya.
10.  Untuk pengecatan lepra digunakan H2SO4 1%

C.    Hasil Pengecatan
Bakteri tahan asam berwarna merah dan bakteri tidak tahan asam berwarna biru. Contoh bakteri yang tahan asam adalah bakteri tbc, bakteri lepra, bakteri snegematis,dsb.

ANAK GADIS PADA MASA ADOLESCENCE, PUBERTAS DAN PERUBAHAN PADA MASA REMAJA



ANAK GADIS PADA MASA ADOLESCENCE

Bagi anak gadis, perkembangan fisik yang berhubungan dengan aspek seksual yang terjadi selama masa puber memiliki ciri-ciri yang amat khas. Walaupun masing-masing anak dapat berbeda dalam perkembangannya tetapi umumnya ciri-ciri standart perkembangan tersebut adalah :
·          Perkembangan mulai kira-kira pada umur 11 tahun.
·          Berikutnya buah dada mulai tumbuh dan pantatnya makin membulat.
·          Rambut di kemaluan mulai tumbuh.
·          Uterus, vagina. Labia dan clitoris mulai membesar ukurannya.
·          Selanjutnya bulu di kemaluan mulai terlihat jelas dan buah dada semakin membesar.
·          Perkembangan secara fisik ini mencapai puncaknya kira-kira pada usia 12 tahun.
·          Pada puncak perkembangan ini menstruasi mulai datang.
·         Setelah fase ini mereka akan dapat melakukan pembuahan ( konsepsi ) kira-kira setahun setelah menstruasi datang.
Ketika pertumbuhan ini sedang terjadi, ada kalanya tubuh seorang anak gadis tumbuh secara asimetris. Misalnya, kaki mereka tumbuh lebih dulu. Lalu tungkai dan lengan. Selanjutnya baru bagian tubuh lainnya. Ada kalanya ketika pertumbuhan ini sedang terjadi mereka tampak lucu dan ini kadang kala dapat membuatnya minder. Misalnya ukuran kaki yang tiba-tiba dirasakan besar sekali. Untuk itu orang tua sebaiknya membantu mereka dengan menjelaskan tentang pertumbuhannya itu melalui informasi-informasi yang benar.
Pada masa adolescence, biasanya akan terjadi perubahan pada diri seorang gadis baik fisik maupun psikis, walaupun akibatnya sementara akan tetapi mempengaruhi perubahan dalam pola prilaku, sikap dan kepribadian.perubahan-perubahan tersebut di antaranya :
1.      CINTA DIRI
Dua kata yang perlu di jelaskan dari kutipan di atas yaitu: cinta dan diri sediri. Cinta bermakna perasaan puas pada diri seseorang, sehingga suatu atau yang di cintai akan mendapat perlakuan yang istimewa dari orang yang di cintainya, mendapat penjagaan, diperlakukan secara istimewa, membayangkan keberadaannya, semua hal yang di lakukan karena cinta adalah demi menjaga keberadaan dan rasa puas yang di miliki terhadap yang di cintai. Kalau yang di cintai berupa barang, maka barang tersebut tidak akan pernah di rusakan, cacat atau di rampas orang.
Diri sendiri artinya bukan orang lain istilahnya yaitu “AKU”, meliputi tubuh dan batin.jadi mencintai diri sendiri adalah mencintai tubuh dan batin,bagaimana seseorang mencintai didirinya maka ia akan merawat tubuhnya, menjaganya, dan tidak akan membahayakannya.
Cinta diri merupakan sumber pergeseran dan benturan sebanyak komponen yang ada pada manusia, cinta diri menciptakan tuntutan hasrat dan kebutuhan serta kebebasan yang meluas pada manusia. Ada dua kepentingan hidup yaitu kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Berkorban demi kepentingan umum menjadi tidak berarti, karena naluri cinta dirinya tidak membiarkan kehilangan kesempurnaan sedikitpun dari dirinya. Berdasarkan cinta diri setiap manusia selalu mendahulukan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum.
 Ada 2 jenis Cinta Diri:
a)      Cinta Diri Positif
1.      Terdiri dari,kecintaanmu pada dirimu,jelas melebihi kecintaanmu pada orang lain.
2.      Cinta pada diri sendiri dan orang lain dapat saling berdampingan
3.      Cintailah orang di sekelilingmu sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri,menunjukan bahwa integritas keunikan diri serta cinta dan pengertian terhadap manusia lainya.
b)      Cinta diri negative
Dimana seseorang hanya mencintai dirinya sendiri tanpa mementingkan kepentingan orang lain.dan mementingkan kepentingan dirinya tanpa mempertimbangakan orang lain di sekelilingnya.
Mengamati cinta diri pada tataran fungsional dan aplikatifnya, naluri ini menjadi sumber pergesekan dan benturan, sebanyak komponen yang ada pada umat manusia. Cinta diri menciptakan tuntutan, hasrat, kebutuhan, kebebasan yang seluas-luasnya pada image manusia. Cinta diri mendorong setiap yang empunya melibatkan apa saja di sekitarnya yang bisa memenuhi kebutuhan dan memuaskan tututannya. Sehingga, menjadi mustahil bertahan hidup dalam kesendirian dan keterasingan.

Kodratnya menghukum dirinya sebagai political animal, sehingga ia terpaksa mengadakan kontrak sosial dengan selainnya, dan tak segan-segan melibatkan sesamanya demi kepentingan cinta diri sendiri. Dari cara yang paling sopan, sampai modus yang paling sadis, layaknya Hanibalisme, Vandalisme, atau bentuk yang lebih licik dan terselubung semisal Demokrasi, Liberal, Perdamaian, HAM, dll. Maka, disini seperti ada perebutan kepentingan yang mau tidak mau mesti dijalani umat manusia, dimanapun, kapanpun.
Perebutan itu bukan hanya antar-komponen umat, tetapi antar-umat dan komponennya sendiri. Jelas disini, ada adu dua kepentingan hidup; kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Berkorban demi kepentingan umum menjadi tidak berarti, karena naluri cinta dirinya tidak membiarkan kehilangan kesempurnaan sedikitpun dari dirinya.
Berdasarkan cinta diri, setiap manusia selalunya mendahulukan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum. Dilema sosial dan egosentrisme ini tidak akan bisa diselesaikan oleh atau dinisbahkan kepada institusi sosial atau perangkat kekuasaan, karena keduanya produk sekawanan manusia yang masing-masing juga cinta diri.
Sepertinya boleh dikatakan bahwa segala apapun yang terjadi di dunia ini adalah berkah kekuatan dan kebebasan egoisme, sebuah naluri yang terpatri dalam kodrat manusia. Sejarah peradabannya tidak pernah memberikan laporan yang bisa menekan tensi anxiety, selain manipulasi dan pembodohan fakta.
Ketika Demokrasi, Modernitas dan Globalisasi dianggap peradaban manusia terunggul, umat manusia, secara sadar atau terpaksa, tengah menyimak variabel pemalsuan riwayat hidup mutakhirnya.

2.      FANTASI SEXUAL
Pada masa ini seseorang mulai merasakan cinta dan kasih sayang satu sama lain, mempunyai perhatian yang lebih mengenai siapa dan bagaimana mereka (lawan jenis) di mata orang lain, mereka mulai merasakan ketertarikan secara sexual antara satu dengan yang lain.sehinga timbul yang di namakan rasa suka,ingin memiliki dan saling memuji.bagi remaja yang pola perkembanganya normal dalam arti dia menyadari setiap tahap perkembangan,maka tidak adanya hambatan dalam dirimya untuk melewati fase ini,akan tetapi apabila ada remaja yang memang tidak melewati fase ini maka akan terjadi keterbelakangan daya tarik atau ketertarikan dengan lawan jenis pada masanya.

3.      MULTIPLE PERSONALITY
Kepribadian ganda (tidak hanya 2 kepribadian, bisa lebih dari 2) atau multiple personality. Secara mudahnya bisa di katankan 2 atau lebih jiwa yang  menghuni badan dan raga seseorang. Ini merupakan salah satu bentuk kelainan jiwa, dalam pengertian umum kelainan jiwa tidak sama dengan sakit jiwa. Sakit jiwa konotasinya seseorang yang kehilangan realitas hidupnya,tertawa sendiri,menagis,berhalusinasi.sedangkan kelainan jiwa lebih halus dari sakit jiwa,kelainan jiwa masi dalam tahap normal,tidak mengganggu dan biasanya tidak teridentifikasi bila tidak mengunakan alat tes psikologi.,contoh:rasa takut berlenihan,takut gelap,takut keramaian,takut laba-laba (secara berlebihan).kelainan jiwa ini bisa bersifat keturunan atau juga pengaruh lingkungan biasanya karena obsesi yang mendalam atau tekanan jiwa/batin yang keras dan lama. Penyebab terjadinya gangguan kepribadian majemuk di akibatkan oleh penyiksaan fisik yang di lakukan oleh ibu atau bapaknya sendiri.akan terjadi pribadi dominan bisa menyadari pribadi-pribadi lainya namun pribadi asli kadang tidak menyadarinya sama sekali.


PERUBAHAN PADA MASA REMAJA

1.            Perubahan fisik secara Eksternal
A.         Wanita
Perubahan fisik secara eksternal yang terjadi pada wanita antara lain:
a)      Tinggi badan
Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun.

b)       Berat badan
Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan, perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak  atau  bahkan tidak mengandung lemak.

c)      Payudara membesar
Payudara wanita disebut juga glandula mammaria adalah alat reproduksi tambahan yang tersusun atas jaringan kelenjar tetapi juga mengandung sejumlah jringan lemak dan di tutupi oleh kulit dengan peningkatan kadar hormon pada wanita saat pubertas akan terjadi perkembangan payudara lebih lanjut, dan biasanya mendahului saat datangnya menstruasi, yaitu kira-kira 2 tahun sebelumnya.
d)     Panggul membesar
e)      Kulit berminyak
f)       Tumbuh bulu pada alat kelamin dan ketiak

B.         Pria
Perubahan yang fisik secara eksternal pada remaja pria antara lain :
a)      Tinggi badan
Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara delapan belas tahun dan sembilan belas tahun.


b)      Berat badan
Perubahan berat badan anak laki-laki kurang lebih sama dengan anak perempuan yaitu perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan, perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak.

c)      Suara membesar
Tubuh laki-laki mulai memproduksi banyak testosteron, yang menyebabkan perubahan beberapa bagian tubuh, termasuk suara. Laring terletak di tenggorokan di bagian atas trakea, seperti tabung vakum tinggi sekitar 2 inci (5 cm). Laring bertanggung jawab untuk memproduksi suara.
Ada dua otot-otot yang membentang ke laring, pita suara. Bila kita bernapas, pita suara akan merenggang melawan dinding  laring dan benar-benar terbuka untuk memungkinkan udara masuk dan keluar dari paru-paru. Ketika kami berbicara, pita suara berdekatan dengan meregangkan seluruh laring. Udara dari paru-paru dan kemudian dipaksa keluar antara pita suara, menyebabkan itu bergetar dan menghasilkan nada. Oleh karena itu, laring laki-laki akan tumbuh lebih besar sebagai pubertas, pita suara tumbuh lebih panjang dan tebal. Juga tulang wajah akan mulai tumbuh.
Rongga di dalam sinus, hidung dan bagian belakang tenggorokan juga bertambah besar, menciptakan lebih banyak ruang di wajah yang membuat suara lebih banyak ruang untuk echo. Semua faktor ini menyebabkan suara pria itu berubah ketika memasuki pubertas.
d)     Tumbuh jakun
e)      Kulit berminyak
f)       Tumbuh bulu pada alat kelamin dan ketiak







2.            Perubahan fisik secara Internal
Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar.Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Perubahan tersebut antara lain:

a)      Menstruasi
Menstruasi hanya terjadi pada remaja wanita, menstruasi terjadi akibat adanya hormon  yang ada pada dasar otak yaitu hormon gonadotropin. Kadar estrogen yang dihasilkan ovarium meningkat dan sel telur (ovum) masak, ovum yang dikeluarkan oleh ovarium bergerak menuju saluran telur (oviduk) dengan meningkatnya hormon estrogen menyebabkan dinding dalam rahim (lapisan endometrium tumbuh) dinding rahim menebal dan dipenuhi pebuluh darah.
Ini merupakan persiapan terjadinya pembuahan (fertilisasi), embrio yang terbentuk akan dilindungi dan dipasok makanannya oleh dinding dalam rahim namun jika tidak terjadi pembuahan ovum akan mati lalu kadar estrogen akan menurun akibatnya jaringan dan pembuluh darah pada dinding rahim akan meluruh atau mengikis dan dikeluarkan dalam bentuk darah menstuasi. Inilah yang mengakibatkan beberapa wanita mengalami sakit pada saat menstruasi karena dinding rahim mengalami luka. Masaknya ovum berulang setiap 28 hari. Siklus ovulasi ini berakibat pada siklus menstruasi yang berulang setiap 28 hari.

b)      Mimpi basah
Mimpi basah (orgasme spontan) atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan emisi nokturnal, merupakan pengeluaran cairan semen (air mani) di waktu tidur yang biasanya terjadi ketika seorang laki-laki sudah memasuki masa pubertas. Dilansir dari YoungMensHealthSite, emisi noktural biasanya terjadi karena adanya peningkatan hormon testosteron atau kelebihan cairan semen yang tidak dikeluarkan melalui hubungan seksual dan masturbasi. Emisi noktural ini terjadi karena adanya tekanan atau stimulasi pada alat kelamin oleh kasur atau seprai, mimpi erotis, kandung kemih penuh atau kenangan dari aktivitas atau pikiran seksual.
Mimpi basah ini terjadi pada saat seseorang mengalami tidur dalam atau tidur REM (gerakan mata cepat atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur yang mana mimpi terjadi. Yang kemudian laju respirasi dan aktivitas otak meningkat, serta otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata yang cepat.

c)      Sistem Pencernaan
 Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa,usus bertambah panjang dan bertambah besar, otot-oto di perut dan dinding-dinding ususmenjadi lebih tebal dan kuat, hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang.

d)     Sistem Peredaran Darah
Jantung tumbuh pesat selama masa remaja, pada usia tujuh belasatau delapan belas, beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang.

e)      Sistem Pernafasan
Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuhbelas tahun ; anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian.

f)       Sistem Endokrin
Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidakseimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi, meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa.

g)      Jaringan Tubuh
Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun.Jaringan selain tulang, khususnya bagi perkembangan otot, terus berkembang sampai tulangmencapai ukuran yang matang.




PERUBAHAN PSIKOLOGI PADA MASA REMAJA

Masa pubertas awal atau singkat saja dengan masa pubertas itu merupakan periode tergugahnya kepribadian anak. Muncullah berbagai minat subyektif  kedalam diri sendiri yang sangat besar. Untuk anak peber tersebut masalah “AKU/DIRIKU” merupakan tema yang penting, dan kehidupan batinlah sendiri kini dijadikan pemikiran dan pematangan.
Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya .
Ciri-ciri remaja menurut Hurlock ( 1990),antara lain :
1.      Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masaremaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akanmempengaruhi perkembangan selanjutnya.
2.      Masa remaja sebagai periode pelatihan. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi. dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Status remaja tidak jelas, keadaan ini memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku, nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya
3.      Masa remaja sebagai periode perubahan, yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh,minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri), perubahan pada nilai-nilai yang dianut, sertakeinginan akan kebebasan.
4.      Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat.
5.      Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Dikatakan demikian karena sulit diatur, cenderung berperilaku yang kurang baik. Hal ini yang membuat banyak orang tuamenjadi takut.
6.      Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Remaja cenderung memandang kehidupan darikacamata berwarna merah jambu, melihat dirinya sendiri dan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita.
7.      Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hamper  atau sudah dewasa, yaitu dengan merokok, minum-minuman keras,menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan.

Pada usia puber ini muncul sifat-sifat khas pada remaja wanita dan remaja laki-laki, diantaranya:
·          Pria
·          Tertarik pada lawan jenis
·          Kecemasan
·          Menonjolkan diri
·          Sulit bersepakat
·          Kurang pertimbangan
·          Ingin mencoba-coba
·          Mudah terpengaruh
·          Susah dikendalikan

·          Wanita
·          Tertarik pada lawan jenis
·          Cemas
·          Mudah sedih
·          Lebih perasa
·          Menarik diri
·          Pemalu
·          Pemarah